Protes Mahasiswa UNM Makassar Terhadap Kebijakan Pembelian Almamater
Insiden di Menara Phinisi
Video viral menunjukkan dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) membentak dan mendorong mahasiswa. Kejadian ini terjadi di Menara Phinisi UNM pada Senin, 8 Juli 2024. Insiden bermula dari protes mahasiswa terhadap kewajiban membeli almamater seharga Rp 250 ribu, yang dianggap terlalu mahal.
Dirga, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam protes, meminta penjelasan dari Rektor UNM, Prof Karta Jayadi, mengenai kebijakan tersebut. Rektor meminta bukti jika ada mahasiswa baru yang keberatan. Dalam video, dosen membentak Dirga karena dianggap memprovokasi mahasiswa lain.
Reaksi Mahasiswa dan Pihak Kampus
Puluhan mahasiswa menggelar demonstrasi di depan Kampus Menara Phinisi, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar. Mereka membakar ban dan menghadang truk kontainer, menyebabkan kemacetan lalu lintas. Wakil Rektor III UNM, Profesor Andi Muhammad Idkhan, menyatakan bahwa semua mahasiswa baru diharapkan memiliki almamater dan keputusan ini sudah final.
Kritikan dan Tuntutan
Mahasiswa mengkritik harga almamater yang dianggap terlalu mahal dan dikomersialkan. Mereka juga menuntut penjelasan lebih lanjut mengenai kebijakan ini dan kebijakan kampus lainnya yang dianggap memberatkan, seperti penerapan UKT jalur mandiri dan KMD PGSD.
Dampak Insiden
Insiden ini memperburuk hubungan komunikasi antara mahasiswa dan dosen di UNM. Mahasiswa merasa tidak dihargai dan tidak dimengerti, menurunkan tingkat kepercayaan mereka terhadap dosen dan pihak kampus. Di sisi lain, insiden ini meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap kebijakan kampus.
Tindakan Rektor UNM
Rektor UNM, Prof Karta Jayadi, telah mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan konflik, termasuk:
1. Mengambil tindakan terhadap dosen yang membentak dan mendorong mahasiswa.
2. Mengawasi dan melatih dosen untuk berkomunikasi lebih baik dengan mahasiswa.
3. Meningkatkan komunikasi dengan mahasiswa dan meminta bukti jika ada yang keberatan dengan kebijakan tersebut.
4. Mengawasi dan melatih mahasiswa agar berkomunikasi dengan baik dan tidak memprovokasi.
Kesimpulan
Insiden ini menunjukkan ketegangan antara mahasiswa dan pihak kampus UNM Makassar terkait kebijakan pembelian almamater. Meskipun Rektor UNM telah memberikan penjelasan, mahasiswa tetap menuntut perubahan dalam kebijakan kampus yang mereka anggap memberatkan. Demonstrasi ini menunjukkan bahwa isu kebijakan kampus tetap menjadi perhatian utama mahasiswa di UNM Makassar.
.png)
0 Comments: